empty
 
 
11.03.2026 09:18 PM
Analisis EUR/USD pada 11 Maret 2026

This image is no longer relevant

Struktur gelombang pada grafik 4 jam EUR/USD sekarang tampak kurang ideal, namun masih belum menimbulkan pertanyaan besar. Belum ada pembicaraan mengenai pembatalan segmen tren naik yang dimulai pada Januari tahun lalu; yang terjadi hanya penyesuaian sesekali pada struktur gelombang internal.

Menurut saya, instrumen ini telah menyelesaikan pembentukan gelombang global 4 (grafik bawah). Jika asumsi ini benar, saat ini gelombang 5 sedang berkembang. Gelombang ini berpotensi memanjang cukup jauh, dengan target yang bisa mencapai area 1,25.

Struktur internal dari dugaan gelombang 5 masih agak ambigu (grafik atas). Rangkaian gelombang naik tidak dapat dianggap impulsif karena gelombang-gelombang korektifnya relatif kuat. Oleh karena itu, untuk sementara ini diinterpretasikan sebagai a-b-c-d-e. Namun, jika gelombang 5 benar-benar memanjang, struktur internalnya juga bisa menjadi cukup kompleks.

Saya memperkirakan pasangan EUR/USD akan kembali melanjutkan pergerakan naik, dan struktur korektif a-b-c-d-e saat ini sudah tampak cukup lengkap. Sayangnya, struktur ini masih bisa meluas lebih jauh karena konflik di Timur Tengah.

Kurs EUR/USD turun 20–30 basis poin pada hari Rabu, dan pembeli kembali tidak mendapat dukungan dari latar belakang berita. Hari ini, pelaku pasar berfokus pada dua topik utama: inflasi AS dan geopolitik.

Pada awal pekan mungkin sempat terlihat bahwa konflik di Iran mengarah pada penyelesaian, tetapi pada hari Rabu hal itu tidak lagi tampak demikian. Iran terus mengancam akan memblokir Selat Hormuz, yang dapat mendorong harga minyak hingga $200 per barel.

Selain itu, Teheran melancarkan serangan rudal terhadap beberapa tanker di Teluk Persia, sementara Amerika Serikat terus membombardir kota-kota di Iran.

Dengan demikian, ketenangan yang terlihat di awal pekan ternyata hanya bersifat sementara. Memasuki pertengahan pekan, harga minyak kembali naik. Seiring dengan minyak, dolar AS juga menguat karena meningkatnya permintaan terhadapnya di tengah ketiadaan tanda-tanda nyata deeskalasi dalam perang yang melibatkan Iran.

Donald Trump pada hari Senin berjanji akan segera mengakhiri perang, tetapi pasar sudah belajar untuk menyikapi janji-janji presiden Amerika tersebut dengan tenang, dengan pemahaman bahwa sering kali janji tersebut tidak banyak berarti. Banyak pihak masih mengingat janji Trump untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina dalam waktu 24 jam.

Topik kedua—yakni inflasi—juga mengecewakan karena tidak menunjukkan perubahan pada Februari. Baik inflasi utama maupun inflasi inti tidak mengalami pergerakan dibandingkan bulan sebelumnya.

Karena itu, sulit untuk menyimpulkan apakah ekspektasi dovish pasar menguat atau justru melemah. Namun menurut saya, sentimen dovish seharusnya masih dominan saat ini karena laporan pasar tenaga kerja AS pada Februari bahkan mengecewakan para pesimis, dan laporan PDB terbaru kembali memunculkan kekhawatiran mengenai potensi resesi.

Namun demikian, bagi pasar, faktor geopolitik tetap menjadi pengaruh utama, dan saat ini faktor tersebut bertentangan dengan struktur gelombang yang ada.

This image is no longer relevant

Kesimpulan Umum

Berdasarkan analisis terhadap pasangan mata uang EUR/USD, saya berkesimpulan bahwa instrumen ini masih menunjukkan pola tren yang meningkat. kebijakan yang diambil oleh Donald Trump serta kebijakan moneter dari Federal Reserve masih menjadi faktor jangka panjang yang signifikan dalam menyebabkan pelemahan dolar AS.

Target dari tren yang sedang berlangsung saat ini dapat meluas hingga mencapai area 1,25.

Saat ini, saya menilai bahwa instrumen ini masih berada pada gelombang ke-5 dari sebuah siklus global, jadi saya memperkirakan akan ada kenaikan harga pada paruh pertama tahun 2026. Struktur korektif a-b-c-d-e dapat berakhir kapan saja karena sudah terlihat cukup meyakinkan.

Saat ini, saya melihatnya sebagai peluang yang baik untuk melakukan pembelian dengan target sekitar 1,2195 dan 1,2367, yang sesuai dengan level Fibonacci 161,8% dan 200,0%.

Dalam skala yang lebih kecil, keseluruhan pola tren naik terlihat dengan jelas. Meskipun struktur gelombangnya tidak sepenuhnya konvensional, karena ukuran gelombang korektifnya bervariasi. Sebagai contoh, gelombang kedua yang lebih besar justru terlihat lebih kecil dibandingkan dengan gelombang kedua yang terjadi di dalam gelombang ketiga. Namun, situasi semacam ini adalah sesuatu yang mungkin terjadi.

Lebih baik untuk fokus pada struktur yang jelas dan mudah dimengerti di grafik dibandingkan dengan memaksakan penandaan setiap gelombang secara ketat. Untuk saat ini, struktur gelombang yang menunjukkan kenaikan tersebut tidak menimbulkan kebingungan.

Prinsip-Prinsip Utama Analisis Saya

  1. Struktur gelombang sebaiknya sederhana dan jelas. Struktur yang terlalu kompleks sulit untuk diperdagangkan dan sering mengalami perubahan.
  2. Jika Anda tidak yakin dengan apa yang sedang terjadi di pasar, lebih baik jangan masuk.
  3. Keyakinan mutlak terhadap arah pergerakan harga tidak pernah ada. Selalu ingat untuk menggunakan perintah Stop Loss.
  4. Analisis gelombang dapat dikombinasikan dengan metode analisis dan strategi trading lainnya.
Chin Zhao,
Analytical expert of InstaTrade
© 2007-2026

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.