Lihat juga
Pasangan EUR/USD melanjutkan pergerakan turunnya pada hari Selasa setelah sebelumnya memantul dari level 1.1786. Pasangan ini terkonsolidasi di bawah level retracement Fibonacci 50,0% di 1.1745, yang membuka peluang untuk kelanjutan penurunan menuju level Fibonacci berikutnya di 38,2% pada 1.1666. Konsolidasi di atas level 1.1745 akan menguntungkan euro dan mendukung kembalinya harga ke level 1.1786, yang telah beberapa kali menjadi area penolakan bagi pembeli (bulls).
Saat ini, pola gelombang pada grafik per jam tetap sederhana. Gelombang penurunan terakhir yang sudah selesai tidak berhasil melewati titik terendah sebelumnya, sementara gelombang kenaikan terakhir (yang sedang terbentuk) justru sudah menembus puncak yang lebih tinggi. Dengan kata lain, tren masih menunjukkan tanda "bullish", namun sangat fluktuatif — semua gelombang terbaru hampir memiliki ukuran yang sama, dan pergerakan saat ini telah beralih ke pola datar. Gencatan senjata sementara antara AS dan Iran sempat memberikan dukungan bagi pihak bullish, tetapi setelah lima minggu, tampaknya dinamika geopolitik lebih cenderung menuju perpanjangan konflik. Oleh karena itu, serangan bullish mungkin akan terhambat atau bahkan terhenti sama sekali.
Pada hari Selasa, berita buruk mengenai geopolitik kembali mempengaruhi pasar. Terungkap bahwa Donald Trump berencana untuk melanjutkan serangan militer dan bombardir terhadap Iran jika negosiasi dengan Teheran benar-benar buntu. Saya rasa situasi itu sudah terjadi. Di akhir pekan, AS dan Iran kembali tidak berhasil mencapai kemajuan, dan pada hari Senin, presiden AS menyatakan bahwa gencatan senjata "hanya bergantung pada seutas benang". Jika Washington memutuskan untuk melanjutkan serangan rudal terhadap Iran atau secara paksa membuka blokade di Selat Hormuz, Iran memperingatkan akan meningkatkan pengayaan uranium hingga 90% dan membalas setiap serangan, seperti yang terjadi pada bulan Februari dan Maret. Dengan demikian, saat ini, pihak-pihak yang terlibat dalam konflik tidak menuju kesepakatan atau perjanjian damai yang komprehensif. Mereka justru mengarah pada eskalasi konflik, yang dalam keadaan seperti ini bisa berlangsung selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Inilah alasan tepatnya mengapa serangan bullish melambat dalam beberapa minggu terakhir, sementara kubu bearish kini lebih aktif. Pasar masih memiliki harapan dan percaya bahwa kedua pihak setidaknya dapat menghindari perang baru. Memang, konflik beku masih lebih baik dibandingkan dengan perang baru. Namun, peluang untuk skenario positif ini semakin menyusut setiap harinya.
Pada grafik 4 jam, pasangan ini kembali memantul dari level korektif 50,0% di 1,1778, berbalik menguat terhadap dolar AS, dan mulai melemah menuju level korektif 1,1706 dan 1,1617. Konsolidasi di atas level 1,1778 akan memungkinkan pelaku pasar mengantisipasi kelanjutan tren bullish menuju level 1,1849 dan 1,1938, yang terbentuk setelah pasangan ini keluar dari koridor tren menurun. Saat ini tidak terlihat adanya divergensi yang sedang terbentuk pada indikator mana pun.
Laporan Commitments of Traders (COT):
Selama periode pelaporan terakhir, para trader profesional membuka 383 posisi Long dan 3. 893 posisi Short. Dalam rentang tujuh minggu pada bulan Februari dan Maret, keuntungan total untuk pihak bull menghilang, dan dalam enam minggu terakhir, keadaan menjadi sedikit lebih seimbang. Saat ini, jumlah total posisi Long yang dipegang oleh spekulan mencapai 217. 000, sementara posisi Short berjumlah 185. 000. Kesenjangan ini kembali melebar, kali ini menguntungkan euro.
Secara keseluruhan, dalam perspektif jangka panjang, pelaku pasar besar masih menunjukkan ketertarikan yang signifikan terhadap euro. Tentu saja, berbagai peristiwa global — yang dalam beberapa tahun terakhir cukup banyak — terus memengaruhi bagaimana investor merasakan pasar. Secara khusus, perhatian pasar tetap fokus pada situasi di Timur Tengah, di mana konflik baru hanya dalam keadaan jeda dan belum benar-benar berakhir. Oleh karena itu, dalam waktu dekat, nilai tukar antara euro dan dolar akan lebih dipengaruhi oleh perkembangan di Iran, bukan hanya oleh kebijakan moneter Federal Reserve atau ECB, ataupun oleh data ekonomi.
Kalender Ekonomi untuk AS dan Zona Euro:
Kalender ekonomi untuk 13 Mei memuat empat agenda, yang tidak ada satupun tergolong sangat penting. Dampak latar belakang berita terhadap sentimen pasar pada hari Rabu diprediksi akan lemah.
Prakiraan dan Rekomendasi Trading EUR/USD:
Peluang jual muncul setelah harga memantul dari level 1,1786 dan setelah terjadi konsolidasi di bawah level 1,1745 pada grafik per jam, dengan target di 1,1666. Posisi-posisi ini masih dapat dipertahankan terbuka hari ini. Peluang beli baru dapat dipertimbangkan setelah terjadi konsolidasi di atas level 1,1745, dengan target di 1,1786 dan 1,1824.
Grid Fibonacci retracement digambar dari 1,2082–1,1410 pada grafik per jam dan dari 1,1474–1,2082 pada grafik 4 jam.