empty
 
 
22.05.2026 10:43 AM
Strategi Intraday untuk Trader Pemula pada 22 Mei

Dolar kembali mencoba bergerak namun berada di bawah pengaruh situasi, dipengaruhi pernyataan Donald Trump tentang Timur Tengah serta kabar bahwa beberapa negara mencapai terobosan dalam negosiasi perdamaian.

Dolar mengabaikan data PMI positif pada sektor manufaktur dan jasa, namun bereaksi terhadap berita bahwa Pakistan memediasi kesepakatan proyek lain antara AS dan Iran. Meskipun kesepakatan tersebut tidak menyentuh langsung program nuklir, berita semacam itu, meskipun tidak mengandung keputusan besar dapat memicu volatilitas.

Selanjutnya, kita menunggu serangkaian laporan dari Zona Euro yang pasti akan menarik perhatian investor dan analis. Fokus utama adalah data perubahan PDB Jerman—lokomotif ekonomi Eropa. Pelaku pasar akan mencari tanda-tanda percepatan atau perlambatan pertumbuhan, karena hal ini dapat berdampak signifikan pada dinamika kawasan dan nilai euro secara keseluruhan.

Di samping indikator makroekonomi, indeks-indeks dari IFO Institute juga akan memiliki arti penting. Indeks-indeks ini, yang mengukur iklim bisnis, penilaian situasi saat ini, dan ekspektasi ekonomi, berfungsi sebagai barometer sensitif terkait sentimen komunitas bisnis. Perbaikan pada indeks-indeks ini bisa menandakan perbaikan aktivitas bisnis yang akan datang, sementara penurunan dapat menjadi pertanda kesulitan.

Untuk pound, hari ini diperkirakan relatif tenang setidaknya pada paruh pertama hari. Ketiadaan data makro signifikan dari Inggris menunjukkan pasangan GBP/USD besar kemungkinan akan bergerak dalam saluran sideways yang sudah terbentuk. Ini situasi khas ketika pasar menunggu tanpa adanya data baru atau katalis eksternal signifikan, mata uang menunjukkan gerakan terbatas dan mengkonsolidasikan di rentang harga yang terbentuk.

Jika data sesuai dengan ekspektasi ekonom, lebih baik bertindak berdasarkan strategi Mean Reversion. Jika data jauh di atas atau di bawah ekspektasi ekonom, strategi Momentum (breakout) lebih layak digunakan.

Strategi Momentum (untuk Breakout): Untuk EUR/USD

Untuk EUR/USD

  • Beli pada breakout di atas 1,1635, yang berpotensi mendorong euro ke area 1,1659 dan 1,1678;
  • Jual pada breakout di bawah 1,1609, yang berpotensi menekan euro ke area 1,1585 dan 1,1555;

Untuk GBP/USD

  • Beli pada breakout di atas 1,3444, yang berpotensi mendorong pound ke area 1,3473 dan 1,3505;
  • Jual pada breakout di bawah 1,3410, yang berpotensi menekan pound ke area 1,3379 dan 1,3344;

Untuk USD/JPY

  • Beli pada breakout di atas 159,15, yang berpotensi mendorong dolar ke area 159,40 dan 159,65;
  • Jual pada breakout di bawah 158,85, yang berpotensi menekan dolar ke area 158,55 dan 158,25;

Strategi Mean Reversion (untuk Retracement):

This image is no longer relevant

Untuk EUR/USD

  • Cari peluang jual setelah breakout gagal di atas 1,1629 yang kemudian kembali turun di bawah level ini;
  • Cari peluang beli setelah breakout gagal di atas 1,1600 yang kemudian kembali naik ke level ini;

This image is no longer relevant

Untuk GBP/USD

  • Cari peluang jual setelah breakout gagal di atas 1,3440 yang kemudian kembali turun di bawah level ini;
  • Cari peluang beli setelah breakout gagal di atas 1,3416 yang kemudian kembali naik ke level ini;

This image is no longer relevant

Untuk AUD/USD

  • Cari peluang jual setelah breakout gagal di atas 0,7161 yang kemudian kembali turun di bawah level ini;
  • Cari peluang beli setelah breakout gagal di atas 0,7134 yang kemudian kembali naik ke level ini;

This image is no longer relevant

Untuk USD/CAD

  • Cari peluang jual setelah breakout gagal di atas 1,3798 yang kemudian kembali turun di bawah level ini;
  • Cari peluang beli setelah breakout gagal di atas 1,3775 yang kemudian kembali naik ke level ini;

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.