Lihat juga
Dolar kembali mencoba bergerak namun berada di bawah pengaruh situasi, dipengaruhi pernyataan Donald Trump tentang Timur Tengah serta kabar bahwa beberapa negara mencapai terobosan dalam negosiasi perdamaian.
Dolar mengabaikan data PMI positif pada sektor manufaktur dan jasa, namun bereaksi terhadap berita bahwa Pakistan memediasi kesepakatan proyek lain antara AS dan Iran. Meskipun kesepakatan tersebut tidak menyentuh langsung program nuklir, berita semacam itu, meskipun tidak mengandung keputusan besar dapat memicu volatilitas.
Selanjutnya, kita menunggu serangkaian laporan dari Zona Euro yang pasti akan menarik perhatian investor dan analis. Fokus utama adalah data perubahan PDB Jerman—lokomotif ekonomi Eropa. Pelaku pasar akan mencari tanda-tanda percepatan atau perlambatan pertumbuhan, karena hal ini dapat berdampak signifikan pada dinamika kawasan dan nilai euro secara keseluruhan.
Di samping indikator makroekonomi, indeks-indeks dari IFO Institute juga akan memiliki arti penting. Indeks-indeks ini, yang mengukur iklim bisnis, penilaian situasi saat ini, dan ekspektasi ekonomi, berfungsi sebagai barometer sensitif terkait sentimen komunitas bisnis. Perbaikan pada indeks-indeks ini bisa menandakan perbaikan aktivitas bisnis yang akan datang, sementara penurunan dapat menjadi pertanda kesulitan.
Untuk pound, hari ini diperkirakan relatif tenang setidaknya pada paruh pertama hari. Ketiadaan data makro signifikan dari Inggris menunjukkan pasangan GBP/USD besar kemungkinan akan bergerak dalam saluran sideways yang sudah terbentuk. Ini situasi khas ketika pasar menunggu tanpa adanya data baru atau katalis eksternal signifikan, mata uang menunjukkan gerakan terbatas dan mengkonsolidasikan di rentang harga yang terbentuk.
Jika data sesuai dengan ekspektasi ekonom, lebih baik bertindak berdasarkan strategi Mean Reversion. Jika data jauh di atas atau di bawah ekspektasi ekonom, strategi Momentum (breakout) lebih layak digunakan.