empty
 
 
20.08.2026 04:22 AM
Rekomendasi Trading dan Analisis Transaksi untuk GBP/USD pada 20 Agustus. Apakah Itu Inflasi?

Analisis GBP/USD Grafik 5M

This image is no longer relevant

Pasangan mata uang GBP/USD juga menunjukkan pertumbuhan cukup kuat pada hari Rabu, yang sepenuhnya sejalan dengan gambaran teknikal, fundamental, dan makroekonomi saat ini. Perlu diingat bahwa semua laporan terpenting dari Amerika Serikat dalam beberapa minggu terakhir hasilnya mengecewakan. Federal Reserve baru sebatas berada dalam bayangan harapan sebagian trader dan analis yang berspekulasi atas kemungkinan pengetatan kebijakan moneter. Faktor geopolitik juga sudah tidak lagi menjadi penopang dolar, karena tidak ada perkembangan luar biasa di Timur Tengah. Sementara itu, gambaran teknikal pada semua timeframe masih menunjukkan tren naik. Kemarin, data inflasi bulan Juli juga dirilis di Inggris. Laporan tersebut sebenarnya cukup hambar, sehingga sulit dikatakan sebagai pemicu langsung kenaikan tajam pound dan euro. Meski demikian, inflasi di Inggris naik, yang membuat Bank of England semakin dekat pada kemungkinan kenaikan suku bunga. Dengan demikian, secara parsial, kenaikan Indeks Harga Konsumen (CPI) dapat dianggap sebagai salah satu faktor pendorong penguatan mata uang Inggris. Berbeda dengan Fed, BoE kemungkinan akan menaikkan suku bunga acuan tanpa banyak keraguan, sementara saat ini dolar tidak memiliki dasar kuat untuk menguat. Timeframe mingguan terus menunjukkan pergerakan dari batas bawah channel mendatar menuju batas atas.

Dari sudut pandang teknikal, pound Inggris masih membentuk tren naik pada timeframe per jam, yang ditunjukkan oleh garis tren. Dalam jangka panjang, pasangan ini berada di dalam channel mendatar dan berpotensi melanjutkan tren naik global yang dimulai pada 2022. Dengan demikian, pound masih berpeluang naik dengan mudah sekitar 100–150 poin. Dolar mungkin akan mengalami koreksi dari waktu ke waktu, tetapi kecil kemungkinan akan menguat secara signifikan.

Pada timeframe lima menit pada hari Rabu, terbentuk tiga sinyal beli. Di awal sesi perdagangan Asia, harga memantul dari garis kritis, sehingga para trader dapat membuka posisi beli berdasarkan sinyal ini pada awal sesi Eropa. Selama sesi Amerika, harga terlebih dahulu menembus level 1,3588 dan kemudian memantul dari level tersebut dari sisi atas. Oleh karena itu, posisi beli dapat dipertahankan hingga hari Kamis.

Laporan COT

This image is no longer relevant

Laporan COT untuk pound Inggris menunjukkan bahwa trader nonkomersial telah mendominasi pasar, menahan posisi jual selama beberapa bulan. Posisi bersih tetap negatif, meskipun tren jangka panjang masih naik. Mengingat situasi di Timur Tengah, lemahnya permintaan terhadap mata uang berisiko tidak mengejutkan. Perang memang secara formal telah berakhir, tetapi konflik masih berlanjut. Dalam jangka pendek, faktor geopolitik dapat mendukung permintaan terhadap dolar AS. Namun, penurunan besar pada pasangan ini belum diperkirakan sampai harga berkonsolidasi di bawah garis tren.

Dalam jangka panjang, dolar akan terus melemah akibat kebijakan Trump, seperti terlihat jelas pada timeframe mingguan. Perang dagang akan berlanjut dalam satu atau lain bentuk untuk waktu yang lama, dan kebijakan Trump secara langsung maupun tidak langsung memang ditujukan untuk melemahkan mata uang Amerika. Tren naik jangka panjang masih bertahan, sebagaimana ditunjukkan oleh garis tren. Harga baru-baru ini berinteraksi dengan garis tersebut dan memantul dari sana. Menurut laporan COT terbaru (bertanggal 11 Agustus), kelompok nonkomersial membuka 10.300 kontrak BELI dan 8.600 kontrak JUAL. Dengan demikian, posisi bersih trader nonkomersial meningkat 1.700 kontrak selama seminggu.

Analisis GBP/USD Grafik 1H

This image is no longer relevant

Pada timeframe satu jam, pasangan GBP/USD terus membentuk tren naik, sebagaimana ditunjukkan oleh garis tren dan garis-garis indikator Ichimoku. Dalam jangka panjang, kedua mata uang Eropa tersebut masih "bernuansa bullish" dan telah diperdagangkan dalam channel mendatar selama setahun penuh. Hal ini tidak menghapus tren naik yang dimulai sejak 2022. Kami memperkirakan pound Inggris akan melanjutkan penguatannya dalam beberapa minggu mendatang. Tren naik akan terputus jika harga menetap di bawah garis tren.

Untuk 20 Agustus, kami menyoroti level-level penting berikut: 1,3042–1,3050, 1,3096–1,3115, 1,3179–1,3187, 1,3301–1,3309, 1,3369–1,3377, 1,3465–1,3480, 1,3588, 1,3671–1,3681. Garis Senkou Span B (1,3501) dan garis Kijun-sen (1,3553) juga dapat berfungsi sebagai sumber sinyal. Disarankan untuk memindahkan stop-loss ke level break even ketika harga bergerak 20 pip ke arah yang benar. Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, dan hal ini perlu diperhitungkan ketika menentukan sinyal trading.

Pada hari Kamis, tidak ada peristiwa atau rilis data penting yang dijadwalkan baik di Inggris maupun di AS, sehingga sepanjang hari trader tidak akan mendapat banyak pemicu pergerakan. Namun, pergerakan naik pasangan ini masih sangat mungkin berlanjut.

Rekomendasi Trading:

Hari ini, trader dapat membuka posisi jual dengan target di 1,3553 dan 1,3501 jika harga menetap di bawah 1,3588. Posisi beli dapat dipertahankan setelah terbentuk breakout ke atas 1,3588, dengan syarat harga memantul dari level tersebut.

Penjelasan untuk Ilustrasi:

  • Level harga support dan resistance ditunjukkan oleh garis tebal merah, di sekitar area ini pergerakan dapat berakhir. Level-level ini bukan sumber sinyal trading.
  • Garis Kijun-sen dan Senkou Span B adalah garis indikator Ichimoku yang dipindahkan ke timeframe satu jam dari timeframe empat jam. Ini merupakan garis-garis yang kuat.
  • Level ekstrem ditunjukkan garis tipis merah tempat harga sebelumnya memantul. Level-level ini berfungsi sebagai sumber sinyal trading.
  • Garis kuning menunjukkan garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.
  • Indikator 1 pada grafik COT menunjukkan ukuran posisi bersih untuk setiap kategori trader.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.