Lihat juga
15.09.2026 03:34 PMImbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik menembus 5% di tengah ekspektasi bernada hawkish terhadap Federal Reserve. Kenaikan harga Brent menjadi $107,10 memicu kekhawatiran inflasi dan menambah tekanan pada emas.
Yield 10 tahun tersebut naik ke 5,02%, mendekati level tertinggi dalam hampir dua dekade, sehingga memicu gelombang jual baru di pasar saham global. Indeks saham Asia turun sekitar 0,7%, bursa Eropa dibuka di zona merah, dan kontrak berjangka atas indeks acuan utama AS melanjutkan pelemahan tipis. Pendorong utama tekanan jual di pasar adalah tingginya probabilitas kenaikan suku bunga The Fed berikutnya, yang sebelumnya disinyalkan oleh Ketua Fed Kevin Warsh.
Penembusan psikologis level imbal hasil 5% secara signifikan mengubah keseimbangan risiko bagi para investor, mendorong perpindahan modal dari saham ke surat utang pemerintah yang dianggap aman. Defisit fiskal AS yang melebar, rekor penerbitan utang pemerintah, dan besarnya penerbitan obligasi korporasi untuk membiayai infrastruktur AI memaksa pasar menuntut premi jangka waktu yang lebih tinggi. Detail lebih lanjut tersedia melalui tautan.
Harga Brent global naik 1,4% ke $107,10/bbl. Kenaikan terbaru ini dipicu oleh meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah dan berlanjutnya penutupan salah satu pipa utama milik Saudi setelah serangkaian serangan. Kenaikan biaya energi kembali menjadi faktor utama pendorong inflasi di negara‑negara maju, sehingga menyisakan ruang yang sangat terbatas bagi regulator untuk menghentikan pengetatan kebijakan.
Kenaikan harga minyak dan meningkatnya ekspektasi inflasi secara langsung menekan logam mulia, menahan emas tetap sedikit di bawah $4.300/oz. Imbal hasil obligasi yang lebih tinggi mengurangi daya tarik aset tanpa imbal hasil dan mendorong investor meninjau kembali posisi aset lindung nilai mereka. Bagi para trader yang ingin memanfaatkan volatilitas di komoditas dan logam mulia, instrumen minyak dan logam tersedia di platform InstaTrade. Detail lebih lanjut melalui tautan. Detail lebih lanjut tersedia melalui tautan..
Anthropic, pengembang jaringan saraf Claude, sedang mempersiapkan apa yang bisa menjadi IPO terbesar dalam sejarah. Laporan dari kalangan internal menunjukkan bahwa pencatatan tersebut dapat menghimpun dana hingga $100 miliar dan menilai perusahaan sekitar $2 triliun. Produsen chip Nvidia siap bertindak sebagai investor jangkar, dengan rencana berkomitmen hingga $10 miliar untuk penawaran tersebut.
Langkah seperti ini akan mengukuhkan transformasi Nvidia di Wall Street — dari pemasok perangkat keras komputer menjadi penyandang dana strategis bagi seluruh industri AI. Komitmen sebagai investor jangkar ini mengikuti hubungan komersial yang makin erat: Anthropic telah mengontrak kapasitas komputasi bernilai puluhan miliar dolar yang berbasis chip Nvidia. Detail lebih lanjut tersedia melalui tautan.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.


