AS mengusulkan pelepasan sepertiga cadangan minyak global untuk menstabilkan pasar
Menteri keuangan dari negara-negara G7 akan mengadakan pertemuan darurat pada 9 Maret untuk membahas pelepasan cadangan minyak strategis secara terkoordinasi. Menurut Financial Times, negosiasi yang melibatkan Fatih Birol, Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA), dijadwalkan pada pukul 16.30. Tujuan utamanya adalah untuk menstabilkan pasar setelah lonjakan harga yang tajam yang dipicu oleh eskalasi konflik militer dengan Iran.
Setidaknya tiga negara G7, termasuk Amerika Serikat, telah mendukung inisiatif untuk menggunakan sistem respons kolektif IEA. Pejabat Amerika mengusulkan untuk melepaskan antara 300 dan 400 juta barel ke pasar. Jumlah ini mencakup hampir 30% dari total cadangan yang dimiliki oleh 32 negara anggota badan tersebut, yang diperkirakan mencapai 1,2 miliar barel.
Konferensi darurat ini bertujuan untuk menentukan skala intervensi yang dibutuhkan untuk mengurangi dampak gangguan pasokan dari Teluk Persia. Keputusan untuk menggunakan cadangan akan menjadi respons terhadap meningkatnya risiko bagi perekonomian global dan upaya untuk mendinginkan harga minyak yang telah melonjak di tengah permusuhan yang sedang berlangsung di kawasan tersebut.