Lihat juga
Beberapa rilis makroekonomi dijadwalkan pada hari Jumat. Jerman akan menerbitkan laporan produksi industrinya pada pagi hari, sementara Uni Eropa akan merilis laporan penjualan ritel. Namun, laporan-laporan ini kecil kemungkinannya untuk memengaruhi sentimen pasar karena dianggap sebagai indikator sekunder. Euro telah bergerak dalam kisaran sempit (sideways) selama sebulan, sehingga diperlukan pemicu yang lebih signifikan untuk keluar dari rentang tersebut. Di Amerika Serikat, laporan Nonfarm Payrolls, tingkat pengangguran, data upah, dan University of Michigan Consumer Sentiment Index akan dirilis hari ini. Keempat laporan ini dapat memicu volatilitas yang tinggi, tetapi reaksi pasar akan bergantung pada seberapa dekat angka aktual dengan perkiraan.
Analisis Peristiwa Fundamental:
Peristiwa fundamental pada hari Jumat mencakup serangkaian pidato dari perwakilan Federal Reserve, serta sambutan dari Huw Pill, Chief Economist Bank of England. Secara keseluruhan, setelah rapat Bank of England kemarin, hampir tidak ada lagi pertanyaan terkait prospek kebijakan moneter. Suku bunga acuan diperkirakan akan terus naik, karena seluruh Monetary Policy Committee secara bulat mendukung pengetatan lebih lanjut. Hal yang sama berlaku untuk Federal Reserve. Pada bulan Oktober, bank sentral AS menghentikan sementara kenaikan suku bunganya, namun secara luas diperkirakan bahwa suku bunga acuan akan dinaikkan untuk kedua kalinya tahun ini setelah rapat kebijakan terakhir di bulan Desember.
Sementara itu, situasi geopolitik tetap tidak mendukung. Amerika Serikat dan Iran saat ini tidak mengadakan perundingan resmi, dan setelah kemenangan telak Partai Demokrat dalam pemilu, Donald Trump sendiri tampak belum yakin bagaimana akan melanjutkan kebijakan terhadap Iran. Partai Demokrat telah menyatakan bahwa mereka akan menuntut diakhirinya perang di Timur Tengah, suatu posisi yang sangat tidak disetujui Trump. Oleh karena itu, masih terlalu dini untuk mengharapkan berakhirnya konflik militer, karena pertempuran dapat kembali pecah kapan saja.
Kesimpulan Umum:
Pada sesi trading terakhir pekan ini, volatilitas pasar berpotensi tinggi karena rilis laporan penting pasar tenaga kerja AS. Euro masih bergerak dalam channel sideways dan kemungkinan akan bertahan di dalamnya hingga akhir sesi hari ini. Pound sterling terus mengikuti tren naik. Euro dapat diperdagangkan di sekitar level 1,1198–1,1218, sedangkan pound di sekitar level 1,3456–1,3476.
Aturan Utama Sistem Trading:
Penjelasan pada Grafik:
Level-level harga support dan resistance adalah level yang berfungsi sebagai target untuk posisi beli atau jual, atau sebagai sumber sinyal trading.
Garis merah menggambarkan channel atau garis tren yang menunjukkan tren saat ini dan mengindikasikan arah trading yang lebih disarankan.
Indikator MACD (14, 22, 3) terdiri dari histogram dan garis sinyal. Ini adalah indikator tambahan yang juga dapat digunakan untuk menghasilkan sinyal trading.
Pidato penting dan rilis laporan ekonomi (yang tercantum dalam kalender ekonomi) dapat memberikan dampak besar terhadap pergerakan pasangan mata uang. Oleh karena itu, aktivitas trading sebaiknya dilakukan dengan sangat hati-hati ketika data tersebut dirilis, atau posisi ditutup untuk menghindari pembalikan harga yang tiba-tiba berlawanan dengan pergerakan sebelumnya.
Trader forex pemula perlu mengingat bahwa tidak setiap transaksi akan menghasilkan keuntungan. Pengembangan strategi trading yang jelas dan penerapan pengelolaan risiko serta modal yang baik sangat penting untuk keberhasilan trading jangka panjang.