Roubini meragukan revolusi kripto
Pakar ekonomi, nouriel Roubini, mengkritik keras kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap aset digital. Menurutnya, retorika resmi mengenai kripto dibentuk di bahwa pengaruh "penipu kripto".
Di dalam artikelnya, Roubini berpendapat bahwa promosi akrif dari mata uang kripto bukanlah langkah menuju modernisasi teknologi sistem keuangan, melainkan eksperimen berisiko yang dilakukan tanpa pemahanan mengenai prinsip-prinsip sirkulasi moneter global
Ia menegaskan bahwa Bitcoin telah anjlok lebih dari 40% dari puncaknya pada tahun 2025, sementara emas mengalami kenaikan yang mengejutkan selama periode yang sama. Dari sudut pandangnya, dinamika tersebut mencerminkan konsekuensi dari agenda politik yang berorientasi pada kepentingan industri kripto.
Roubini secara khusus mengkritik RUU GENIUS, ia menyebutnya sebagai contoh kecerobohan regulasi. Ia yakin bahwa undang-undang tersebut menciptakan kondisi untuk kembali ke model "perbankan bebas" abad ke-19 yang ditandai dengan ketidakstabilan tinggi. Selain itu, ia membandingkan penerbitan stablecoin di luar pengawasan perbankan tradisional dengan "bom waktu yang terus berdetak"
Ancaman paling serius, menurut Roubini, adalah kemungkinan pembayaran bunga pada stablecoin. Menurutnya, mekanisme seperti itu dapat menggantikan bank tradisional dan merusak fondasi sistem keuangan AS
Roubini juga menuatakan bahwa peristiwa selama setahun terakhir telah menunjukkan bahwa Bitcoin tidak berfungsi sebagai mata uang yang sepenuhnya berguna atau sebagai lindung nilai terhadap inflasi atau risiko geopolitik.
Analis tersebut percaya bahwa sistem moneter masa depan akan ditentukan oleh evolusi bertahap daripada transformasi mendadak di industri kripto.